Cara Menghilangkan Stres Saat Belajar

Tidak diragukan lagi bahwa pelajar cerdas sering memanfaatkan waktu luangnya untuk terus belajar. Namun di sisi lain saat belajar terkadang muncul pikiran stres saat belajar. Dalam hal ini tentu saja bukan hal yang mudah untuk terus melanjutkan belajar. Dibutuhkan suatu solusi cerdas untuk mengatasi stres saat belajar.
  

Cara menghilangkan stres saat belajar 

1. Hilangkan sumber gangguan

Salah satu yang menjadi sebab stres saat belajar adalah adanya gangguan yang membuyarkan otak. Gangguan ini bisa terlihat jelas oleh mata atau tersembunyi. Adapun terlihat jelas seperti ruangan belajar yang tidak mendukung atau sarana belajar yang terbatas sehingga cara belajar efektif tidak berjalan. Sedangkan untuk gangguan tersembunyi bisa berupa pikiran was-was atau cemas akibat ketakutan terhadap sesuatu, misalnya anda cemas karena kehilangan sesuatu atau was-was tidak bisa mencapai target yang ada.

Bagaimanapun juga gangguan kecil atau besar dapat menurunkan daya ingat dan konsentrasi sehingga biarpun anda belajar lama hingga berjam-jam hanya sedikit yang akan anda ingat. Oleh karena itu saat belajar anda harus mencoba menghilangkan gangguan tersebut. Dengan demikian kondisi otak anda benar-benar dalam keadaan prima untuk konsentrasi dan mengingat.


2. Mulai dengan berdo’a

Sudah menjadi rahasia umum bahwa do’a memiliki energi positif yang mengagumkan. Do’a juga berperan untuk memberi ketenangan batin sehingga tidak aneh jika dengan do’a ini konsentrasi dan daya ingat meningkat. Mengapa? Terang saja di dalam do’a biasanya mengharapkan ilmu yang bermanfaat dan daya ingat yang kuat.

Sayangnya sebagian pelajar sering terburu-buru untuk cepat menguasai pelajaran. Akibatnya mereka sering lupa berdo’a saat belajar. Inilah yang mengakibatkan banyak pelajar yang stres saat belajar bahkan ketika baru membaca sebagian kecil materi. Oleh karena itu mulai sekarang biasakan saat belajar dengan do’a agar apa yang anda inginkan mendapat ridho dari Alloh SWT.


3. Jangan belajar dengan target yang berat

Mengenai cara berpikir otak anda sebaiknya bersikap realistis terhadap target yang dicapai. Jangan paksakan otak untuk mengejar target menguasai berbagai bab dalam sekali waktu. Memang target sangat penting untuk menjaga motivasi dan semangat belajar, tetapi jika target yang ingin dicapai terlalu banyak maka anda akan gagal. Mungkin materi itu terbaca semua, tetapi daya ingat bisa menjadi hambatan yang berat. Akibatnya otak anda malah menjadi stres saat belajar.

Oleh karena itu biasakan untuk mengejar target yang normal. Dalam arti setiap bab pendek diselesaikan dalam sekali waktu. Adapau jika bab itu sedikit panjang dan rumit kejarlah target berdasarkan pembagian sub bab. Dengan begitu anda tidak akan stres dan rencana anda tercapai.

4. Usahakan memiliki jeda saat belajar

Satu hal yang unik dan menarik dari otak manusia adalah tidak tahan tekanan untuk waktu yang lama. Memang waktu yang lama hingga 3-6 jam saat belajar adalah baik, tetapi bukan pilihan bijak jika dalam waktu tersebut tidak ada celah otak untuk berhenti sejenak.

Bagaimanapun juga otak manusia adalah terbatas. Memaksakannya untuk bekerja berlebihan adalah tindakan berbahaya dan membahayakan. Berbahaya untuk kesehatan anda dan membahayakan untuk konsentrasi dan daya ingat anda.

Maka dari itu usahakan setiap anda belajar ada saat-saat anda menghentikan kerja otak. Salah satu yang efektif dan mudah adalah berhenti sejenak sekitar 5-10 menit untuk melepas pikiran setelah 45-60 menit anda belajar. Dalam waktu tersebut anda bisa gunakan untuk cuci muka atau berwudhu atau duduk santai sambil minum. Dengan begitu kondisi otak anda siap berpikir untuk waktu belajar selanjutnya.

Komentar